squall leonhart
Sabtu, 24 Februari 2018
Minggu, 20 Maret 2011
Ada sebagian orang yang takut
akan keganasan banci, entah
banci original maupun banci
yang imitasi, kesemua banci
mempunyai naluri untuk
menggaet pasangan tanpa
rintangan. Bila kita salah
memilih langkah dalam
menghindari banci, niscaya anda
akan menjadi korban finansial
dan keperjakaan anda, banci
juga manusia yang butuh hasrat
manusiawi. Berikut tips apabila
anda sedang berjalan dan tiba-
tiba di depan anda ada banci:
1. Jangan putar arah
Mungkin anda akan kaget
melihat banci di depan anda dan
reflek untuk berputar balik demi
menghindar, langkah ini salah.
Banci akan tahu jika anda
menghindar dan ia akan segera
mengejar anda. Ingat, daya
kecepatan lari banci adalah dua
kali lipat dari manusia biasa,
karena dia mempunyai dua
perwujudan makhluk cewek dan
cowok, maka wajar tenaganya
dobel. Lebih baik anda terus
melangkah dengan kecepatan
rendah dan jangan menatap
matanya.
2. Kesenggol banci
Bila anda tidak sengaja
(mungkin juga sengaja)
menyenggol banci, jangan
pernah meminta maaf, buatlah
dia kesal terhadap keangkuhan
anda, pasang tampang cool dan
berlalu dari hadapannya. Bila
anda nekat meminta maaf
kepadanya niscaya dia akan
mencap anda sang pahlawan
dan pahlawan butuh ciuman
hangat dari sang pujaan. Apa
anda mau dicium banci ? sampai
anda bau tanah pun rasanya
tidak akan hilang.
3. Banci rombongan
Ini adalah suatu kejadian paling
menyulitkan dimana anda akan
bertemu dengan gerombolan
bencong. Rasa dag dig dug nya
melebihi anda terkena razia
gabungan polisi. Usahakan anda
bersikap tenang, berjalan pelan,
jangan pura-pura batuk atau
ingusan, sebab itu justru malah
membuat para banci tersebut
memperhatikan anda. Jalan
satu-satunya adalah lari ketika
anda dua meter di hadapan
mereka. Caranya adalah
berpura-pura memanggil teman
anda di sebrang jalan barulah
anda berlari. Cara ini kurang
efektif apabila yang anda
panggil namanya sama dengan
si banci atau memang anda
ketahuan berpura-pura. Lebih
baik anda berpura-pura angkat
telepon dan bentak-bentak di
telpon.
4. Diajak ngobrol sama banci
Sedang naik kereta atau
angkutan umum lainnya tiba-
tiba ada sekelebatan makhluk
menghampiri anda, ternyata
banci yang ingin berkenalan
dengan anda. Usahakan anda
tidak terlihat jijik dengannya,
tetap tenang dan tersenyum
namun jangan berlebihan.
Anggaplah sang banci adalah
teman sepermainan anda,
jangan grogi berbicara, tetap
fokus pada pembicaraan.
Perlahan-lahan anda ajak
ngobrol ke arah siksa kubur di
alam baka, fakta menyimpulkan
para banci paling takut dengan
alam baka, ceritakan betapa
perihnya di alam kubur sana.
Niscaya. 10 menit anda
membahas tema tersebut,
sanga banci bakal lompat dari
kereta.
5. Hindari daerah rawan
Mungkin taman lawang adalah
tempat legendaris buat para
bancikers, namun banyak
taman-taman lainnya yang
sekiranya adalah surga para
banci. Hindari tempat-tempat
dimana makhluk-mahluk
tersebut berada, jangan sampai
anda sering terlihat melewati
daerah tersebut. Banci suka
menandai mangsanya, setelah
tahu mangsanya lengah, maka
langsung saja dicengkram tanpa
ampun.
akan keganasan banci, entah
banci original maupun banci
yang imitasi, kesemua banci
mempunyai naluri untuk
menggaet pasangan tanpa
rintangan. Bila kita salah
memilih langkah dalam
menghindari banci, niscaya anda
akan menjadi korban finansial
dan keperjakaan anda, banci
juga manusia yang butuh hasrat
manusiawi. Berikut tips apabila
anda sedang berjalan dan tiba-
tiba di depan anda ada banci:
1. Jangan putar arah
Mungkin anda akan kaget
melihat banci di depan anda dan
reflek untuk berputar balik demi
menghindar, langkah ini salah.
Banci akan tahu jika anda
menghindar dan ia akan segera
mengejar anda. Ingat, daya
kecepatan lari banci adalah dua
kali lipat dari manusia biasa,
karena dia mempunyai dua
perwujudan makhluk cewek dan
cowok, maka wajar tenaganya
dobel. Lebih baik anda terus
melangkah dengan kecepatan
rendah dan jangan menatap
matanya.
2. Kesenggol banci
Bila anda tidak sengaja
(mungkin juga sengaja)
menyenggol banci, jangan
pernah meminta maaf, buatlah
dia kesal terhadap keangkuhan
anda, pasang tampang cool dan
berlalu dari hadapannya. Bila
anda nekat meminta maaf
kepadanya niscaya dia akan
mencap anda sang pahlawan
dan pahlawan butuh ciuman
hangat dari sang pujaan. Apa
anda mau dicium banci ? sampai
anda bau tanah pun rasanya
tidak akan hilang.
3. Banci rombongan
Ini adalah suatu kejadian paling
menyulitkan dimana anda akan
bertemu dengan gerombolan
bencong. Rasa dag dig dug nya
melebihi anda terkena razia
gabungan polisi. Usahakan anda
bersikap tenang, berjalan pelan,
jangan pura-pura batuk atau
ingusan, sebab itu justru malah
membuat para banci tersebut
memperhatikan anda. Jalan
satu-satunya adalah lari ketika
anda dua meter di hadapan
mereka. Caranya adalah
berpura-pura memanggil teman
anda di sebrang jalan barulah
anda berlari. Cara ini kurang
efektif apabila yang anda
panggil namanya sama dengan
si banci atau memang anda
ketahuan berpura-pura. Lebih
baik anda berpura-pura angkat
telepon dan bentak-bentak di
telpon.
4. Diajak ngobrol sama banci
Sedang naik kereta atau
angkutan umum lainnya tiba-
tiba ada sekelebatan makhluk
menghampiri anda, ternyata
banci yang ingin berkenalan
dengan anda. Usahakan anda
tidak terlihat jijik dengannya,
tetap tenang dan tersenyum
namun jangan berlebihan.
Anggaplah sang banci adalah
teman sepermainan anda,
jangan grogi berbicara, tetap
fokus pada pembicaraan.
Perlahan-lahan anda ajak
ngobrol ke arah siksa kubur di
alam baka, fakta menyimpulkan
para banci paling takut dengan
alam baka, ceritakan betapa
perihnya di alam kubur sana.
Niscaya. 10 menit anda
membahas tema tersebut,
sanga banci bakal lompat dari
kereta.
5. Hindari daerah rawan
Mungkin taman lawang adalah
tempat legendaris buat para
bancikers, namun banyak
taman-taman lainnya yang
sekiranya adalah surga para
banci. Hindari tempat-tempat
dimana makhluk-mahluk
tersebut berada, jangan sampai
anda sering terlihat melewati
daerah tersebut. Banci suka
menandai mangsanya, setelah
tahu mangsanya lengah, maka
langsung saja dicengkram tanpa
ampun.
Sabtu, 26 Februari 2011
tips dasar memancing
tips Dasar Memancing
Memancing ikan adalah hobi
yang cukup menghibur bagi
sebagian orang. Dengan melatih
kesabaran dan menikmati
kesunyian, salah satu bentuk
rekreasi ini berkembang jumlah
penggemarnya.
Lokasi Memancing terbagi
menjadi 2 bagian:
1. Memancing di sungai atau
empang atau di muara
2. Memancing di laut.
Peralatan memancing secara
umum yang diperlukan adalah
Tongkat pancing beserta reel
nya.
Umpan (udang, cacing, pelet
atau racikan sendiri)
Mata kail
Tang yang berbentuk lancip
( digunakan jika jari tertusuk
kail )
Pelampung kecil
Tempat menyimpan tangkapan
Rompi khusus memancing
Memancing di sungai/muara
Yang perlu disiapkan adalah
peralatan memancing yang
disebutkan di atas dengan
memperhatikan faktor umpan
dan setting alat pancing. Umpan
yang digunakan di lokasi ini
umumnya adalah cacing dan
udang, sedangkan untuk setting
alat pancing adalah memasang
mata kail. Jumlah mata kail
dalam setiap tongkat pancing
minimal 2 mata kail, dengan
posisi timah dibawah. Jarak
mata kail dengan timah kira-kira
10 cm samapai 15 cm
Memancing di Empang atau
Tambak
Peralatan mancing sama seperti
di atas dan umpannya
tergantung jenis ikan yang akan
dipancing. Untuk ikan emas
biasanya menggunakan umpan
racikan yang dibuat sendiri dan
bahan-bahannya juga mudah
didapat. Bahannya
menggunakan tepung pellet
yang berbentuk butiran, daging
ikan dan lain-lain. Jika tidak
ingin terlalu repot umpan
seperti ini bisa diperoleh di toko
ikan atau toko pancing. Khusus
untuk ikan mujair dan
sejenisnya, umpan yang
digunakan adalah cacing atau
lumut hijau.
Untuk setting alat pancing di
lokasi ini, mata kail yang
digunakan bisa berjumlah 2 atau
lebih dengan posisi pelampung
berada diatas mata kail.
Ketingian batas pelampung dan
timah disesuaikan dengan
kedalaman air. Untuk kedalaman
1,5 meter, jarak antara
pelampung dan timah juga 1,5
meter, dan pelampung dibatasi
pakai stopper.
Memancing
di tepi
laut
Umpan
yang
digunakan
untuk
memancing
di tepi laut berbeda dengan
memancing di air tawar. Umpan
yang digunakan bisa
menggunakan cumi yang di
potong kecil-kecil, udang atau
ikan kecil. Setting alat
pancingnya sama dengan
setting untuk memancing ikan
di sungai
Penggunaan umpan dengan
udang atau ikan kecil biasanya
digunakan apabila di tepi laut
airnya keruh. Jika airnya bening,
umpan yang digunakan bisa
menggunakan cumi yang telah
dipotong-potong karena ikan
yang berada di tengah laut bisa
saja mencapai tepi laut.
Memancing di tengah laut
Persiapan memancing ditengah
laut adalah alat pancing dan
umpan yang biasanya
menggunakan cumi utuh.
Setting alat pancing
menggunakan ada 2 cara dan
biasanya digunakan untuk
memancing ikan pada
kedalaman ? 100 meter.
sumber: www.jagomancing.com
Memancing ikan adalah hobi
yang cukup menghibur bagi
sebagian orang. Dengan melatih
kesabaran dan menikmati
kesunyian, salah satu bentuk
rekreasi ini berkembang jumlah
penggemarnya.
Lokasi Memancing terbagi
menjadi 2 bagian:
1. Memancing di sungai atau
empang atau di muara
2. Memancing di laut.
Peralatan memancing secara
umum yang diperlukan adalah
Tongkat pancing beserta reel
nya.
Umpan (udang, cacing, pelet
atau racikan sendiri)
Mata kail
Tang yang berbentuk lancip
( digunakan jika jari tertusuk
kail )
Pelampung kecil
Tempat menyimpan tangkapan
Rompi khusus memancing
Memancing di sungai/muara
Yang perlu disiapkan adalah
peralatan memancing yang
disebutkan di atas dengan
memperhatikan faktor umpan
dan setting alat pancing. Umpan
yang digunakan di lokasi ini
umumnya adalah cacing dan
udang, sedangkan untuk setting
alat pancing adalah memasang
mata kail. Jumlah mata kail
dalam setiap tongkat pancing
minimal 2 mata kail, dengan
posisi timah dibawah. Jarak
mata kail dengan timah kira-kira
10 cm samapai 15 cm
Memancing di Empang atau
Tambak
Peralatan mancing sama seperti
di atas dan umpannya
tergantung jenis ikan yang akan
dipancing. Untuk ikan emas
biasanya menggunakan umpan
racikan yang dibuat sendiri dan
bahan-bahannya juga mudah
didapat. Bahannya
menggunakan tepung pellet
yang berbentuk butiran, daging
ikan dan lain-lain. Jika tidak
ingin terlalu repot umpan
seperti ini bisa diperoleh di toko
ikan atau toko pancing. Khusus
untuk ikan mujair dan
sejenisnya, umpan yang
digunakan adalah cacing atau
lumut hijau.
Untuk setting alat pancing di
lokasi ini, mata kail yang
digunakan bisa berjumlah 2 atau
lebih dengan posisi pelampung
berada diatas mata kail.
Ketingian batas pelampung dan
timah disesuaikan dengan
kedalaman air. Untuk kedalaman
1,5 meter, jarak antara
pelampung dan timah juga 1,5
meter, dan pelampung dibatasi
pakai stopper.
Memancing
di tepi
laut
Umpan
yang
digunakan
untuk
memancing
di tepi laut berbeda dengan
memancing di air tawar. Umpan
yang digunakan bisa
menggunakan cumi yang di
potong kecil-kecil, udang atau
ikan kecil. Setting alat
pancingnya sama dengan
setting untuk memancing ikan
di sungai
Penggunaan umpan dengan
udang atau ikan kecil biasanya
digunakan apabila di tepi laut
airnya keruh. Jika airnya bening,
umpan yang digunakan bisa
menggunakan cumi yang telah
dipotong-potong karena ikan
yang berada di tengah laut bisa
saja mencapai tepi laut.
Memancing di tengah laut
Persiapan memancing ditengah
laut adalah alat pancing dan
umpan yang biasanya
menggunakan cumi utuh.
Setting alat pancing
menggunakan ada 2 cara dan
biasanya digunakan untuk
memancing ikan pada
kedalaman ? 100 meter.
sumber: www.jagomancing.com
tips untuk wanita yg pertama kali melakukannya
Tips untuk wanita yang pertama
kali melakukannya:
1. Berbaringlah dengan tenang,
meskipun Anda pasti akan
merasa tegang dan grogi.
2. Dia akan mendekat dan
menanyakan apakah Anda takut.
Kalau dia bertanya demikian,
gelengkanlah kepala Anda
dengan penuh keberanian.
3. Lalu dia akan mulai
memasukan “Perkakas”-nya.
Mungkin suhu badan Anda akan
meningkat. Tapi tenang saja,
karena dia akan melakukannya
dengan gentle..
4. Dia akan memandang mata
Anda dalam- dalam, dan
meminta Anda untuk percaya
padanya. Jangan kuatir, dia
sudah punya banyak
pengalaman dalam hal ini.
5. Senyumnya yang menawan
akan membuat Anda sedikit
rileks, dan dia akan meminta
Anda untuk membuka lebih
lebar agar dia dapat masuk
dengan mudah. Saat ini
mungkin Anda akan
memintanya agar melakukan
apa yang ingin dia lakukan
dengan cepat. Tapi dia tak mau
terburu-buru. Dia tidak ingin
Anda kesakitan.
6. Dia juga akan menanyakan
kalau- kalau Anda merasa sakit.
Meskipun berlinang air mata,
tetaplah gelengkan kepala Anda,
dan meminta dia untuk
meneruskannya. Pada moment
ini mungkin Anda juga akan
merasa sedikit mati rasa.
7. Setelah beberapa saat, Anda
akan merasakan suatu kelegaan
yang luar biasa, dan dia akan
menarik “Perkakas”- nya
keluar. Dia akan tersenyum
hangat, dan memuji betapa
hebatnya Anda.
8. Tersenyumlah sepuas-
puasnya, Karena bagaimanapun
juga, ini adalah pengalaman
pertama Anda yaitu ….
“CABUT GIGI”
kali melakukannya:
1. Berbaringlah dengan tenang,
meskipun Anda pasti akan
merasa tegang dan grogi.
2. Dia akan mendekat dan
menanyakan apakah Anda takut.
Kalau dia bertanya demikian,
gelengkanlah kepala Anda
dengan penuh keberanian.
3. Lalu dia akan mulai
memasukan “Perkakas”-nya.
Mungkin suhu badan Anda akan
meningkat. Tapi tenang saja,
karena dia akan melakukannya
dengan gentle..
4. Dia akan memandang mata
Anda dalam- dalam, dan
meminta Anda untuk percaya
padanya. Jangan kuatir, dia
sudah punya banyak
pengalaman dalam hal ini.
5. Senyumnya yang menawan
akan membuat Anda sedikit
rileks, dan dia akan meminta
Anda untuk membuka lebih
lebar agar dia dapat masuk
dengan mudah. Saat ini
mungkin Anda akan
memintanya agar melakukan
apa yang ingin dia lakukan
dengan cepat. Tapi dia tak mau
terburu-buru. Dia tidak ingin
Anda kesakitan.
6. Dia juga akan menanyakan
kalau- kalau Anda merasa sakit.
Meskipun berlinang air mata,
tetaplah gelengkan kepala Anda,
dan meminta dia untuk
meneruskannya. Pada moment
ini mungkin Anda juga akan
merasa sedikit mati rasa.
7. Setelah beberapa saat, Anda
akan merasakan suatu kelegaan
yang luar biasa, dan dia akan
menarik “Perkakas”- nya
keluar. Dia akan tersenyum
hangat, dan memuji betapa
hebatnya Anda.
8. Tersenyumlah sepuas-
puasnya, Karena bagaimanapun
juga, ini adalah pengalaman
pertama Anda yaitu ….
“CABUT GIGI”
Langganan:
Postingan (Atom)